Categories
Sosial

8 Manfaat Mempelajari Metodologi Studi Islam

Manfaat mempelajari metodologi studi islam ialah memperlihatkan referensi pikir kritis mengenai segala permasalahan yang terjadi dalam bidang kehidupan baik itu agama, sosial, masyarakat dengan kajian pandangan referensi pemikiran muslim Islam yang mengedepankan konsep kebenaran dan nalar sehat. Mempelajari metodologi studi Islam mengembangkan referensi berpikir maju dimana menganggap Islam bukan lagi membuat sebuah penemuan dna perkembangan dalam kehidupan manusia.

Pola berpikir maju dengan dasar konsep Islam yang terperinci dan tidak melenceng dari hukum yang sudah ditetapkan yaitu Al Qur’an dan Sunah serta Hadist. Manfaat agama dalam kehidupan manusia sangat penting dimana Islam mempunyai dunia yang menakjubkan dan membawa kedamaian bagi umat, keselarasan, referensi pikir sehat serta terbuka terhadap segala bentuk perubahan yang tidak mempengaruhi tauhid dan prinsip dalam beragama.

Memperlajari metodologi Islam mempunyai banyak manfaat, diantaranya :

1. Berpikir Kritis

Pola berpikir metodologi ISlam ialah kritis terhadap segala bentuk corak kehidupan, dalam hal ini referensi pikir yang dikembangkan merupakan kritis nyata dimana manfaat berpikir nyata dalam Islam akan membawa kebaikan, bukan hanya sekedar mendapatkan bentuk perubahan melainkan melihat manfaat dan kerugian yang akan ditimbulkan.

2. Mengetahui bahasan Teologi

Mempelajari bahasan studi Islam akan mempertemukan bahasan tema mengenai teologi, yakni aspek ketuhanan, hal ini tidak sanggup terhindarkan, bagaimana orang akan selalu berpihak pada diri sendiri, hal ini lah menjadi tantangan bagaimana menerapkan konsep teologi secara pandai dan bijaksana.

3. Menganalisis Pola Masalah Kehidupan

Dalam kajian metodologi studi Islam kita akan sanggup mendiskusikan mengenai ilmu humaniora klasik ibarat Fikih, Hadits, Kalam, Ulumul Qur’an dengan ilmu-ilmu humaniora kotemporer sehingga Islam sanggup dijadikan sebagai pemikiran yang bisa menjadi obat mujarab dalam mengatasi dilema kekinian alasannya ialah mengetahui manfaat memeluk agama Islam dan esensi ajarannya yang benar merupakan hal yang sangat penting.

4. Pembaruan Pola pikir yang Maju

Pola pikir modern perlu dikembangkan hal ini supaya perkembangan Islam menjadi perkembangan modern dan berakhlak mulia, bukan alasannya ialah tuntutan zaman melainkan tuntunan untuk terus memperbaiki insan yang mengikuti perkambangn zaman, Kontrol nyata terhadap teknologi yang terus maju yang mengkikis tak jarang nilai-nilai ke Islaman perlu diimbangi dengan pemikiran remaja yang berlandaskan pedoman insan yakni AL Qur’an dan hadits. Sama halnya dengan manfaat zakat dari segi keagamaan budbahasa dan sosial menjadi hal yang patut dijadikan sebagai kajian dalam hidup bahwa menyebarkan merupakan referensi pikir yang maju dan hidup hanya sementara dan segala apa yang dilakukan tidak akan dibawa mati tapi berusaha menyebabkan kehidupan dunia sebagai jembatan untuk menggapai kehidupan di Akhirat kelak.

5. Mempelajari Kemajuan Zaman

Kemajuan zaman akan terus berlanjut, tetapi sebagai remaja kita harus bisa mengarahkan pada anak cucu kita bahwa hal tersebut bukanlah aspek utama tapi hanya sebagai landasan membawa perubahan kedepan kearah yang lebih baik.

6. Mempelajari Aspek Keagamaan

Mempelajari metodologi studi Islam juga akan mengajarkan kita mencar ilmu mengenai agama dimana  Al-Qur’an dan hadits tetap dijadikan sandaran utama  supaya kajian keislaman tidak keluar dan tercabut dari teks dan konteks.  wacana keagamaan bisa disampaikan secara baik guna menjadi landasan kehidupan dalam berperilaku tanpa melepaskan kerangka normatif. Elemen dasar keislaman yang harus dijadikan pegangan ialah islam sebagai doktrin juga merupakan pengamalan universal dari kemanusiaan. Oleh alasannya ialah itu target studi Islam diarahkan pada aspek-aspek praktik dan empirik yang memuat nilai-nilai keagamaan supaya dijadikan pedoman dan arahan.  Islam tidak hanya terbatas pada kehidupan sesudah mati, tapi orientasi utama ialah dunia sekarang. Dengan demikian target studi Islam diarahkan pada pemahaman terhadap sumber-sumber pemikiran Islam, pokok-pokok pemikiran Islam sejarah Islam dan aplikasinya dalam kehidupan. Oleh alasannya ialah itu studi Islam sanggup mempertegas dan memperjelas wilayah agama yang tidak bisa dianalisis dengan kajian empirik yang kebenarannya relatif dalam referensi keberagaman dimana manfaat menghargai perbedaan ialah demi kebaikan bersama .

7. Memahami Konsep Keilmuan

Dalam kajian keilmuan pendekatan historis, empiris, analitis dan kritis merupakan sebuah tujuan dalam kajian. Ilmu pengetahuan merupakan referensi pikir insan yang dianugrahkan oleh Allah SWT dan tidak bekerjasama dengan wahyu dan sebagian besar berpijak pada referensi pikir rasional padahal hal tersebut tidaklah benar, segal apa yang ada di bumi merupakan kehendak Allah SWT apapun yang terjadi baik dilangit dan di bumi. Oleh alasannya ialah itu kajian keilmuan Metodologi studi Islam berperan dalam kajian bernuansa ilmiah mencakup aspek kepercayaan normatif dogmatik yang bersumber dari wahyu dan aspek sikap insan yang lahir dari dorongan kepercayaan yang diyakini.

8. Menyampaikan Bahwa Ajaran Islam merupakan Objek Kajian Ilmiah yang Membawa Kebaikan

Segala bentuk perubahan tujuannya ialah kebaikan. Metodologi studi Islam merupakan kajian ilmu yang menyelaraskan referensi kehidupan dunia dengan konsep perkembangan yang selaras dengan Al Qur’an.

Mempelajari metodologi studi Islam tentunya bisa membuaka wawasan secara luas mengenai setiap aspek kehidupan dengan referensi pikir Islam yang kritis, inovatif, empiris. Semoga kita senantiasa menjadi manuasia yang terus belajar.